Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogykarta kembali meraih juara nasional dalam National Essay Competition. Mahasiswa yang tergabung dalam Group of Economics Student for Future Indonesia Development (GESFID) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UMY tersebut berhasil meraih juara III dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ekonomi Syariah, UIN Syarif Hidayatullah pada Kamis (16/11). Mahasiswa tersebut yakni Anggi Aprizal (Ilmu Ekonomi, 2016).

Saat ditemui di Biro Humas UMY pada Selasa (21/11), Anggi Aprizal mengaku bahwa dia baru mengikuti kompetisi di tingkat Nasional yang tergabung dalam Komunitas GESFID FEB UMY. “Alhamdulillah saya bisa meraih juara ketiga dan membawa nama baik UMY di kancah nasional. Selama berproses untuk mengikuti perlombaan tersebut, saya selalu melakukan diskusi dengan tim GESFID FEB UMY dan alumni GESFID FEB UMY maupun dengan dosen pembimbing. Adapun tahapan yang kita lalui yaitu kualifikasi Naskah Essai dengan 40 peserta dari universitas swasta maupun negeri. Selanjutnya, dari babak kualifikasi tersebut diambil menjadi 10 Finalis yang kemudian bersaing dalam mempesentasikan materi yang sebelumnya diusulkan,” jelasnya.

Anggi kembali menjelaskan mengenai essay yang diambil dari tema yang diangkat dalam kompetisi ini yaitu “The Rise of Economist”. “Dari tema tersebut saya menganalisis salah satu permasalahan yang belum terselesaikan oleh pemerintah. Permasalahan ini terdapat dalam salah satu agenda SDGS 2030 yang diusung PBB. Salah satunya yakni air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan. Pemerintah telah mencanangkan Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (STBM) untuk mengatasi permasalahan tersebut namun, dirasa belum efektif dan efisien dikarenakan masih terkendala minimnya anggaran APBD yang hanya bergantung pada dana CSR perusahaan, dan peran swasta ditambah akses modal untuk bisnis sanitasi masih kurang,” papar Anggi.

Anggi juga menambahkan bahwa ntuk memenuhi akses masyarakat terhadap konsumsi air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan tersebut, bisa melalui dana masyarakat dengan sistem patungan (Crowdfunding), dengan menerapkan konsep bisnis berpola mudharabah bertingkat (re-mudharabah). “Konsep ini dirasa mampu untuk mengatasi permasalahan yang terjadi serta sekaligus berpotensi sebagai peluang bisnis,” imbuhnya.

Dalam kompetisi ini, UIN Syarif Hidayatullah menjadi juara pertama dan juara kedua diraih oleh Univesitas Indonesia, serta juara ketiga diraih Unversitas Muhammadiyah Yogyakarta. “Harapan saya untuk kedepannya adalah anggota GESFID FEB UMY bisa kembali membawa nama baik UMY. Untuk mahasiswa UMY pada umumnya juga agar tetap semangat dalam mengembangkan soft skill dan hard skill dirinya dan yang paling penting teruslah berusaha dan dalam keadaan apapun kita selalu ingat Allah SWT,” tutup Anggi.