fe

“Selamat datang mahasiswa baru di Fakultas Ekonomi dan Bisnis,” begitu kata sambutan dari Nano Prawoto, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam sambutan pada acara Mataf Fakultas Ekonomi UMY 2016, Rabu pagi (7/9) bertempat di Lantai Dasar Masjid Kampus UMY. Orang nomor satu di FE UMY tesebut sekaligus menjawab rumor yang saat ini beredar bahwa akan ada perubahan nama baru dari Fakultas Ekonomi menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Ditemui Nuansa seusai menyampaikan sambutan pada Mataf Fakultas Ekonomi, Nano menegaskan tentang perubahan nama Fakultas Ekonomi menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis didasari oleh beberapa faktor. “Ada kepentingan internal dan eksternal, nah sebelum ke situ selama ini domain Fakultas Ekonomi lebih mengarah kepada ilmu ekonomi, padahal selama ini di dalam Fakultas Ekonomi sendiri ada manajemen dan akuntansi,” ungkap Nano. Menurut Nano, perubahan nama dengan tambahan kata “bisnis” akan mewadahi Program Studi Manajemen dan Akuntansi.

Rencana perubahan nama tersebut berawal dari adanya desakan dari para dosen dan mahasiswa untuk segera mengubah nama fakultas. Terkait pemilihan nama baru, Nano menjelaskan hal itu sebuah pilihan. “Itu sebuah pilihan, yang awalnya ada ekonomika bisnis dan ekonomi dan bisnis, namun setelah musyawarah dengan beberapa pihak akhirnya kita memilih ekonomi dan bisnis,” tambah Nano. Selain faktor internal Nano menambahkan faktor eksternal juga memengaruhi perubahan nama tersebut mulai dari banyaknya perguruan tinggi yang menggunakan nama fakultas ekonomi dan bisnis. “Semakin banyak muncul nama fakultas ekonomika dan bisnis maupun ekonomi dan bisnis, akan tetapi bukan berarti kita ikut-ikutan,” tegas Nano. Selain itu, adanya kesulitan ketika menjalin kerjasama dengan luar negeri juga mendorong pihak fakultas untuk melakukan perubahan nama. “Saat join atau kerjasama dengan universitas luar negeri, kalau universitas luar negeri itu Fakultas Ekonomi ya tahunya hanya economic development atau ekonomi pembangunan, karena itulah universitas luar negeri menggunakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis di mana Fakultas Ekonomi yang ilmu ekonomi dan bisnis mewadahi manajemen dan akuntansi sehingga kalau kerjasama dengan universitas luar matching (baca: sesuai),” terang Nano.

Ketika ditanya mengenai implementasi nama baru fakultas, Nano menyatakan hingga saat ini sudah ada perubahan internal di dalam FEB. “Sampai saat ini memang sudah ada perubahan dari hal-hal kecil misalnya stempel, kop surat dan beberapa yang lain. Tetapi penggunaan nama ini (Baca: FEB) untuk wisuda  mungkin baru bisa Februari tahun depan, untuk tahun ini belum,” jelasnya. Pengumuman secara resmi tentang perubahan nama Fakultas Ekonomi UMY menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis tersebut akan diumumkan pada 24 September 2016 mendatang. “Dalam pengumuman resmi nantinya akan ada acara seminar dan semacam bazar pada tanggal 24 September untuk mahasiswa” tutup Nano.

Sebelumnya, sebanyak 920 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi melakukan pembuatan koreografi kolosal di Lapangan Bintang UMY. Formasi yang dibentuk adalah tulisan “FEB” sebagai nama baru fakultas, selain itu koreografi juga membentuk formasi bendera Palestina sebagai bentuk dukungan terhadap negara Palestina. Persiapan pembuatan koreografi ini berlangsung tiga munggu sebelumnya meliputi pengonsepan, teknis pengukuran, teknis gambar, koordinasi, dan gladi. (ELS, RA, YSR)